Sabtu, 29 Juni 2013

Memanfaatkan barang-barang bekas atau membuat keterampilan dari barang bekas menjadi sesuatu yang bernilai tentu merupakan pekerjaan yang mulia. Sebab disamping dapat mendatangkan uang, juga dapat menjaga lingkungan dari pencemaran yang berdampak buruk bagi kehidupan. Seperti banjir, bila semua sampah dimanfaatkan, tidak dibuang sembarang. Tentu banjir akan malas untuk datang. Bila banjir pun datang, mungkin ada faktor-faktor lain seperti halnya banyaknya pohon-pohon yang ditebang atau dangkalnya sungai.

Menyulap sampah atau barang-barang bekas menjadi sesuatu yang bernilai juga dapat dijadikan bisnis yang amat sangat menguntungkan. Ya, lihat saja sosok Dewi Tanjung Sari yang sukses akan bisnis souvenir pernikahan. Souvenir yang diciptakannya juga sangatlah unik dan kreatif. Sebab dia menciptakan souvenir tersebut dari barang-barang bekas, kain-kain bekas serta limbah-limbah daun.

Keterampilan yang dimiliki dalam mengolah barang-barang bekas menjadi sesuatu yang bernilai jual juga telah mengantarkan dia memperoleh banyak penghargaan baik di dalam maupun di luar negeri. Dan yang lebih membanggakan lagi yaitu dia telah memberikan pelatihan-pelatihan secara gratis dalam membuat keterampilan yang berasal dari barang- barang bekas kepada narapidana serta para pelajar.

Nah, dengan adanya sosok seperti Dewi Tanjung Sari yang sudah sukses di bisnis tentang barang bekas. Kira-kira apakah ada sedikit impian atau angan-angan untuk menjalankan bisnis dibidang ini? Jika memang ada, kenapa tidak memulainya dari sekarang? Atau bila tidak ada niatan untuk berbisnis, memanfaatkan barang yang sudah tidak terpakai untuk dijadikan sesuatu yang bermanfaat. Tentu setidaknya dapat menyalurkan bakat serta dapat menjaga lingkungan bukan?

Tetapi semua keputusan ada di tangan masing-masing individu. Karena setiap manusia memiliki tujuan dan harapan yang berbeda-beda. Tetapi bila ada yang ingin menjaga lingkungan, dengan memanfaatkan barang yang tidak terpakai tentu itu tujuan yang mulia.


Cara membuat keterampilan dari barang bekas

Bila ada yang ingin berkreasi dengan barang yang sudah tidak terpakai. Tentu ingin sekali tau bagaimana cara membuat suatu keterampilan dari botol bekas? Bagaimana cara membuat suatu kreasi dari daun-daun kering? Bagaimana cara membuat kerajinan dari plastik bekas? Atau bagaimana cara membuat sesuatu yang unik dari barang yang sudah dianggap tidak berguna?

Untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut, maka berikut beberapa cara atau tahap-tahap dalam membuat keterampilan dari sampah atau barang-barang bekas.


Cara membuat kerajinan tangan dari botol bekas

Membuat vas bunga atau tempat pensil, bahan-bahan yang dibutuhkan yaitu:
  • Lem kayu
  • Manik-manik atau pasir putih serta hiasan tambahan seperti biji-bijian, daun-daun kering atau kertas yang berwarna-warni.
  • Gunting atau cutter.

Proses pembuatan kerajinan tangan dari botol bekas:
  1. Potong botol plastik menggunakan gunting atau cutter menjadi bentuk gelas atau menjadi sesuai bentuk yang diinginkan. Tutup sisi luar yang berlubang dengan karton.
  2. Olesi seluruh permukaannya dengan lem kayu, serta tempelkan pasir atau manik-manik di permukaannya.
  3. Tambahkan hiasan seperti daun, biji-bijian, guntingan kertas atau bunga kering.
  4. Vas bunga atau tempat pensil sudah jadi dan siap digunakan.

Cara menciptakan tas dari koran, tabloid atau kertas bekas
Bahan-bahan yang diperlukan untuk membuat tas yaitu:
  • Koran, majalah atau koran bekas
  • Gunting dan cutter
  • lakband bening
  • selotip

Proses pembuatannya:
  1. Potong atau pisahkan lembaran-lembaran majalah dengan cara dipotong dengan cutter pada bagian lem pada pinggir majalah sampai dengan lepas satu persatu
  2. Lipatlah lembaran demi lembaran majalah menjadi dua buah bagian kemudian lipat lagi menjadi 3 buah bagian.
  3. Selanjutnya setelah itu selotip supaya lipatan menjadi tidak terbuka dan cukup sekali saja dalam menselotip.
  4. Setelah terkumpul lipatan cukup banyak, sekarang  mulai dengan meletakkan satu persatu dari lipatan pada meja sekitar 6 pieces.
  5. Ratakan lipatan-lipatan secara berdampingan dan mulailah untuk menganyam seperti menganyam sebuah tikar.
  6. Supaya tidak mudah terlepas, lakban pada bagian atas anyaman.
  7. Kemudian lanjutkan anyaman satu persatu sampai habis.
  8. Setelah proses diatas selesai, lakban semua anyaman (semua keseluruhan permukaan timbal balik).
  9. Buatlah empat buah lembar anyaman.
  10. Rangkaikan setiap sisi anyaman dengan lackban hingga membentuk sebuah kotak.
  11. Pasangkan tali pada bagian atas kotak dengan cara melubangi di kedua sisi tote bag.
  12. Untuk mempercantik, dapat ditempelkan aksesoris lucu.

Cara membuat tas dari plastik bekas
Bahan-bahannya
  • Plastik bekas refill, minyak goreng atau pembersih lantai.
  • Bahan dalam untuk pelapis tas berupa bahan dari kain furing.
  • Lem PC dan Lem Fox.
  • Bisban.
  • Mesin Jahit.

Proses pembuatan
  1. Cuci sampai bersih plastik bekas refill, kemudian tiriskan dan dilap sampai kering.
  2. Guntinglah plastik tersebut sesuai pola tas yang ingin dibuat sehingga sesuai perbagian yaitu bagian depan, belakang, samping kiri dan kanan.
  3. Kemudian rekatkan bagian depan dan belakang plastik refill tersebut menggunakan lem PC. Selanjutnya bila sudah rekat dengan sempurna kemudian rekatkan lagi dengan bahan dalam pelapis tas menggunakan lem Fox.
  4. Lalu rekatkan bahan dalam pelapis tas pada bagian samping kiri dan kanan plastik refill menggunakan lem Fox.
  5. Selanjutnya menyatukan bagian depan dan belakang pola dengan bagian samping kiri dan kanan pola tas.
  6. Tambahkan tali pada sisi sebelah kanan dan kiri tas.
  7. Percantik tas yang dibuat dengan cara menambahkan bisban pada setiap sisi tas dengan jalan menjahitnya.
  8. Tas cantik dari bahan plastik bekas, sudah siap untuk digunakan.

Itulah ulasan singkat mengenai keterampilan atau kerajinan tangan dari barang bekas dan juga contoh keterampilan dari barang bekas serta cara membuatnya. Mudah-mudahan tulisan serta tutorial diatas dapat bermanfaat. Mungkin dirimu tidak dapat menggapai impianmu, tetapi semoga dirimu dapat merasakan manfaat dari proses untuk menggapai sebuah impian.

0 komentar:

Poskan Komentar