Jumat, 14 Juni 2013


Diperkirakan, minyak Bumi ditemukan pertama kali pada sekitar 5.000 tahun sebelum Masehi, oleh bangsa Sumeria, Asyiria, dan Babilonia kuno. Namun, pada waktu itu, mereka tidak menambang sebagaimana zaman sekarang, melainkan hanya mengambil dari rembesan minyak Bumi yang muncul di permukaan tanah. 


Pada zaman itu fungsi minyak Bumi digunakan sebagai obat luka, pencahar, atau pembasmi kutu. Seiring perkembangan peradaban, minyak Bumi kemudian dipakai untuk perang. Pada abad pertama masehi, bangsa Arab dan Persia berhasil menemukan teknologi destilasi sederhana minyak Bumi. Destilasi itu menghasilkan minyak yang mudah terbakar. Minyak itu dipakai untuk tujuan perang. 



Ekspansi bangsa Arab ke Spanyol merupakan awal lahirnya teknologi destilasi di kalangan masyarakat Eropa barat pada abad ke-12. Tetapi, sampai di sini pun minyak Bumi belum menjadi bahan bakar utama. Di waktu itu belum ada teknologi mesin yang bisa menggerakkan motor. 


Beberapa abad kemudian, bangsa Spanyol melakukan eksplorasi minyak Bumi di tempat yang sekarang kita kenal dengan nama Kuba, Meksiko, Bolivia, dan Peru. Pertengahan abad ke-19, masyarakat Eropa dan Amerika Utara mulai menggunakan minyak tanah atau minyak batu-bara untuk penerangan. 

0 komentar:

Poskan Komentar